HomeInfo PublikArsip BeritaPERS RELEASE PELANGGARAN KEIMIGRASIAN TERHADAP WARGA NEGARA BRUNEI DARUSSALAM

PERS RELEASE PELANGGARAN KEIMIGRASIAN TERHADAP WARGA NEGARA BRUNEI DARUSSALAM

Kantor Imigrasi Kelas I Malang. Imigrasi merupakan pintu garda depan yang memonitor lalu lintas keluar masuknya warga negara asing maupun pribumi di wilayah negara Republik Indonesia mempunyai tanggung jawab dalam ikut serta menjaga stabilitas keamanan nasional dengan memberikan ataupun mengawasi keberadaan penggunaan ijin tinggal terhadap warga negara asing yang telah diberikannya. Dalam hal ini Kantor Imigrasi Kelas I Malang menerapkan pelaksanaan Undang undang No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian memberikan wawasan sosialisasi terhadap masyarakat wilayah kerjanya mengenai maksud dan tujuan diberlakukannya  Undang undang no 6 tahun 2011, diharapkan dalam pemberian sosialisasi terhadap masyarakat, pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai keimigrasian dan keberadaan serta kegiatan orang asing di wilayahnya dapat termonitor sehingga kerja sama antara masyarakat dengan Kantor Imigrasi Kelas I Malang dapat terwujud.

Pada tanggal 24 Agustus 2016 Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang Novianto Sulastono, SH. MH beserta staff Seksi Wasdakim Imigrasi Malang mengadakan Pers Release mengenai pelanggaran Keimigrasian terhadap Warga Negara Brunei Darussalam. Orang tersebut kedapatan tidak memiliki Dokumen Keimigrasian dan berada di wilayah Indonesia khususnya di wilayah kerja Imigrasi Malang. Dengan tindakan pro aktif masyarakat kepada Kantor Imigrasi Kelas I Malang dalam memberikan pelaporan terhadap keberadaan orang asing yang tinggal atau berada di wilayah mereka adalah sebuah wujud kesadaran dari masyarakat mengenai keimigrasian.

Staff Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap warga negara Brunei Darussalam mengenai keberadaannya di Desa Sambigede, Sumbermanjing, Malang. setelah melakukan pencarian data melalui Sistem Informasi dan Teknologi Keimigrasian didapatkan bahwa warga negara Brunei Darussalam tersebut masuk wilayah Indonesia pada tanggal 10 Agustus 2010, dengan hasil track record dari system Keimigrasian dapat disimpulkan bahwa telah dilakukan tindakan pelanggaran keimigrasian terhadap warga negara asing tersebut dengan masuk wilayah Republik Indonesia secara Illegal. Akibat perbuatannya, Warga Negara Brunei Darussalam  dikenai pasal 119 ayat 1 UU nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, yang menyatakan bahwa

Setiap Orang Asing yang masuk dan/atau berada di Wilayah Indonesia yang tidak memiliki Dokumen Perjalanan dan Visa yang sah dan masih berlaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah).” Pada 16 Agustus 2016, pihak Kantor Imigrasi Klas I Malang telah mengirimkan surat pada Kantor kejaksaan Negeri Kepanjen terkait status tersangka yang disandang oleh WNA Brunei tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Profile Imigrasi Malang

Copyright © 2014 Kantor Imigrasi Kelas I Malang. All Rights Reserved.