HomeInfo PublikArsip Berita

PENGUMUMAN PASPOR ONLINE

 

Malang, 24 Maret 2017

   Sehubungan dengan Peremajaan Perangkat dan Pengembangan Kesisteman Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) serta pemindahan data dari database lama ke database baru yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.

PERSYARATAN TAMBAHAN BAGI PEMOHON PASPOR IBADAH UMROH ATAU HAJI

 

Malang, 9 Maret 2017

 
  Persyaratan tambahan bagi pemohon Paspor Ibadah Umroh dan Haji (Surat Edaran Kementerian Agama RI Nomor B-1/DJ.II/Hk.00.5/03/2017 Tentang Penambahan Syarat Rekomendasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Bagi Pemohon Paspor Ibadah Umroh/Haji Khusus):

1. Surat Rekomendasi Dari Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

2. Surat Rekomendasi Dari Travel Umroh.

3. Fotocopy SK Izin Operasional Sebagai PPIU/PIHK Yang Masih Berlaku.

4. Fotocopy Bukti Setoran Awal BPIH (Bagi Calon Jemaah Haji).

 

WORKSHOP KEIMIGRASIAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TKI NON PROSEDURAL YANG AKAN BERANGKAT KELUAR NEGERI DI KECAMATAN PAGAK KABUPATEN MALANG

 

 

Malang, 8 Maret 2017


  Dengan semakin meningkatnya jumlah TKI ilegal di luar negeri, maka Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan Stop TKI Illegal. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013, telah jelas diatur mengenai persyaratan pembuatan paspor bagi calon TKI yaitu surat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja. Hal ini yang sering diabaikan oleh para calon TKI karena tergiur dengan iming-iming dari para perekrut TKI ilegal. Untuk mendukung Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Imigrasi Kelas I Malang membuat sebuah workshop yang berjudul, "WORKSHOP KEIMIGRASIAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TKI NON PROSEDURAL YANG AKAN BERANGKAT KELUAR NEGERI DI KECAMATAN PAGAK KABUPATEN MALANG".


  Workshop ini diadakan pada hari Selasa 07 Maret 2017 di Aula Kecamatan Pagak. Kantor Imigrasi Kelas I Malang mengambil lokasi di Kecamatan Pagak karena jumlah TKI yang cukup banyak. Worksop ini diadakan dengan harapan agar dapat membuka wawasan para warga masyarakat, tokoh masyarakat, pemuka agama khususnya para calon TKI agar bekerja di luar negeri dengan izin yang resmi. Kecamatan Pagak terdiri dari 8 desa, yaitu Desa Sumbermanjingkulon, Desa Pandanrejo, Desa Sumberkerto, Desa Sempol, Desa Pagak, Desa Sumberejo, Desa Gampingan, dan Desa Tlogorejo. Pada workshop ini, Kantor Imigrasi Kelas I Malang mengundang para kepala desa beserta perangkatnya, para Kepala Dusun, Anggota Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga Kecamatan dan Desa, Kepala UPTD SMA, SMK dan SMP, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Kapolsek, dan Danramil.


  Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dibuka oleh sambutan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang dan Camat Pagak yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Camat. Setelah acara resmi dibuka, dilanjutkan oleh testimoni dari para mantan TKI. Ada 4 mantan TKI yang memberikan testimoninya, dimana mereka menyampaikan bahwa selama mereka menjadi TKI sangatlah aman apabila bekerja menggunakan izin yang resmi.


  Setelah para mantan TKI memberikan testimoninya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang memberikan Jaket yang bertuliskan "STOP TKI ILLEGAL" dan "BEKERJA DENGAN IZIN YANG RESMI" secara simbolis kepada para mantan TKI.


  Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan yang diberikan secara bergantian oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, BNP2TKI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian. Dimana masing-masing paparannya menjelaskan bagaimana prosedur untuk proses pengurusan berkas-berkas pendukung untuk menjadi TKI. Selain itu para narasumber menghimbau agar para calon TKI ini bekerja di luar negeri dengan menggunakan izin yang resmi.


  Setelah paparan diberikan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaannya adalah apakah bisa keluarga TKI Illegal meminta bantuan agar keluarganya dapat dipulangkan. Selain itu ada pertanyaan untuk pemegang SPLP yang dulu adalah mantan TKI dan pulang karena kabur dari majikannya apakah bisa mengajukan permohonan pembuatan paspor lagi. Selain itu, perwakilan dari Dinas Kesehatan memberikan saran kepada para undangan. Bahwa menurut data statistik yang ada di Dinas Kesehatan, tercatat bahwa banyak mantan TKI yang pulang ke Indonesia membawa penyakit. Sehingga dihimbau agar undangan dapat menghimbau kepada warganya untuk tidak terlalu mudah tergiur dengan iming-iming gaji yang besar.


  Setelah acara selesai, panitia turun ke jalan untuk membagi-bagikan brosur "STOP TKI ILLEGAL" serta memberikan informasi mengenai prosedur menjadi TKI yang legal kepada warga masyarakat di sekitar Kantor Kecamatan Pagak.


  Kantor Imigrasi Kelas I Malang benar-benar berharap dengan dibuatnya acara ini, dapat membuka wawasan bagi para warga masyarakat, para tokoh masyarakat, pemuka agama dan khususnya para calon TKI agar berangkat bekerja ke luar negeri sesuai dengan prosedur dan menggunakan izin yang resmi sesuai dengan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu diharapkan para tokoh masyarakat, pemuka agama, kepala desa dan kepala dinas dapat menyampaikan apa yang sudah dipaparkan pada workshop tersebut kepada warganya sehingga dapat meminimalisir jumlah TKI Illegal yang ada di luar negeri.

More Articles...

Profile Imigrasi Malang

Copyright © 2014 Kantor Imigrasi Kelas I Malang. All Rights Reserved.